mengasihi sesama manusia

7 Oktober 2008

internet murah

Diarsipkan di bawah: Internet — lukaspr @ 12:19

Pengamatan saya akhir-akhir ini, Speedy terus saja memunculkan program promosi dengan memberikan diskon yang makin gede (artinya jumlah rupiah yang harus dikeluarkan untuk berlangganan speedy makin murah).

Mulai dari bulan Juni meluncurkan paket 168 ribu = pendaftaran Rp 168rb  sudah dapat modem plus diskon abonemen 20%. Pada bulan Agustus meluncur paket hari Kemerdekaan = Rp 63 rb sudah dapat modem plus diskon abonemen 40% plus gratis pemakaian jam 8 malam s/d 8 pagi.

Bulan ini (s/d Nop’08) diluncurkan Paket Lebaran = Pendaftaran Rp 50.000,- sudah dapat modem.. artinya kan sama saja dapat modem gratis, karena harga modem ADSL dipasaran berkisar Rp 300an ribu. Abonemen pada bulan pertama gratis, bulan berikutnya diskon 56% (sampai Pebruari 2009).  Sama seperti bulan sebelumnya pemakaian jam 8 malam sampai 8 pagi digratiskan.

Dengan program promosi speedy ini berarti saat ini internet 1 Mbps unlimited sudah dapat dinikmati di Jabodetabek Sekapur (sayangnya promosi ini baru berlaku di Jabodetabek + Serang + Karawang + Purwakarta) dengan harga Rp 330.000,- Apalagi Speedy ternyata sangat mudah dishare (tinggal sediakan hub, colok dan mainkan beramai-ramai). Jadi jika kita bareng-bareng sharing koneksi dengan 10 orang tetangga kita misalnya, cukup membayar 33 rb per-bulan sudah mendapat layanan unlimited speedy.

Berikut detil tarif yang berhasil saya dapatkan :

kuota 15 jam : abonemen 75rb, bebas pakai jam 8 malam s/d 8 pagi

kuota 50 jam : abonemen 88rb, bebas pakai jam 8 malam s/d 8 pagi

kuota 1 GB : abonemen 88rb, bebas pakai jam 8 malam s/d 8 pagi

kuota 3 GB : abonemen 176rb, bebas pakai jam 8 malam s/d 8 pagi

unlimited : abonemen 330rb, bebas pakai sa’maunya

Trend penurunan tarif speedy ini, mudah-mudahan berlanjut dan tidak lama lagi kita akan menikmati unlimited speed 1 Mbps seharga Rp 50rb ?

semoga

2 Oktober 2008

Bude Rub = Wakil Rakyat Beneran

Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori — lukaspr @ 15:55

Sebenarnya saya sudah apatis terhadap sistem demokrasi yang berlangsung di negeri ini. Dari Pemilu ke Pemilu kita hanya menghasilkan wakil rakyat yang hanya berjuang untuk kepentingan pribadi atau partai saja. Tiap nonton acara sidang yang banyak terlihat bangku kosong atau kalaupun ada, terisi oleh bapak-bapak gendut yang sedang mengantuk … tidak terlihat suasana serunya berdiskusi, kalau pun berdiskusi isinya bukan urusan rakyat. Sudah begitu berita koran malah usulan kenaikan gaji, tunjangan, fasilitas anggota dewan.  … nggak mutu blas !!! rugi nyoblos kita …

Tapi hari ini aku sumringah karena dengar kabar bahwa Bude Rub nyalon jadi anggota DPD dari DKI Jakarta.

Namanya Rubinah, umurnya 55 th, tinggal di Rumah Susun bersama suaminya (Pakde Toto), makanya di lingkungannya biasa dikenal sebagai Bu Toto.

Bukan karena dia adalah Bude saya (istri Pakde Toto yang adalah kakak kandung ibu saya), tapi memang karena Bude Rub yang saya kenal adalah sosok yang menurut saya sangat cocok sebagai wakil rakyat. Mengapa ?

Karena Beliau memang rakyat jelata beneran, tinggalnya saja di Rumah Susun Klender (Blok 15 No 4) Jakarta Timur, kerja di RS Budi Kemuliaan. Jadi pasti akan bisa mewakili rakyat, istilah kerennya Beliau ini asli “dari rakyat untuk rakyat dan oleh rakyat”. Karena sehari-hari adalah rakyat jelata, beliau tahu persis bagaimana keseharian rakyat, bagaimana susahnya rakyat, dan tahu apa maunya rakyat (paling tidak rakyat di Rusun dan Perumnas Klender, juga rakyat miskin yg nggak mampu berobat di RS Budi Kemuliaan tempat Beliau bekerja…tidak seperti kebanyakan wakil rakyat sekarang ini yang rata-rata dari kalangan kaya.

Bude Rub orangnya “ringan tangan” artinya sangat gampang menolong orang lain. Kerabat, kenalan, tetangga, siapa saja yang butuh pertolongan pasti ditolongnya dengan tulus tanpa mengharap imbalan.  

Bude Rub orangnya ulet dan nggak kenal cape. Saya yakin jika jadi wakil rakyat Beliau juga bakalan ngotot memperjuangkan nasib rakyat.

Anak-anaknya sudah pada mentas. Saya yakin beliau akan total bekerja untuk rakyat karena sudah tidak terlalu memikirkan anak lagi. Dalam usia yg sudah matang saat ini apalagi yang dia cari, selain kepuasan batin (batinnya akan puas jika dia sudah berjuang untuk kebiakan bersama) .

Jadi untuk urusan milih anggota DPD, saya sudah ada calonnya nih !!! 

19 September 2008

Telepon Gratis

Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori — lukaspr @ 23:36

Konon kabarnya orang Indonesia suka yang gratisan. Software gratis, internet gratis, makan gratis, nelpon gratis, sex gratis. Di sini saya coba kumpulkan hal menelepon gratis.

Persaingan operator telepon saat ini sedang seru-serunya sampai berdarah-darah. Perang harga demikian sengit hingga saat ini sudah sampai pada taraf gratis-gratisan. Saya temukan ada Flexi,  XL, Halo (satu lagi Fren, tapi yang ini harus menggunakan trik khusus ……mungkin ada yg lainnya tolong ditambahkan  ya …)

  • Flexi :

Gratis menelepon antara sesama pemakai flexi selama 24 jam penuh tanpa syarat, namun berlaku di wilayah Jawa Barat, DKI, dan Banten. Sudah saya buktikan sendiri, memang tidak bohong flexi, bahkan saya coba pada nomor prabayar yang pulsanya sudah habis (tapi masih dalam masa tenggang) tetep bisa dipake nelpon ke sesama flexi. 

Gratis menelepon ke semua operator pada menit ke 3. Walapun pada menit lainnya bayar, tapi nilainya masih tetap murah menurut saya. Sudah dibuktikan juga, jatuhnya murah lah …

  • XL :

Gratis telpon pada pukul 20.00 sampai 08.00 ini berdasarkan metode pembayaran tagihan XL pasca bayar. Tarif ini dapat dinikmati bagi pelanggan yang melakukan pembayaran secara auto kredit Visa dan Master.

  • Halo :

Gratis nelponnya tergantung operator. Mau kasih ke siapa, berapa lama, dan kapannya ditentukan oleh operator berdasarkan pertimbangan bisnis Halo. 

  • Fren :

Hanya berlaku jika anda punya temen yang bener-bener baik pada anda. Caranya : coba pinjem HP temen anda tersebut dan pakailah untuk menelepon … dijamin HP Fren (temen anda) yang anda pinjem tidak mengurangi pulsa anda. 

Jadi mana yang akan anda pilih, silakan saja terserah anda.

Anda yang memilih Anda yang menentukan !

11 September 2008

Enaknya Naik Kereta KRL (Bekasi-TanahAbang)

Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori — lukaspr @ 22:17

Saya tinggal di Pondok Kopi kerja di Tanjung Priok.  Biasanya berangkat kerja menggunakan jasa angkutan umum Mikrolet atau sesekali nyetir mobil sendiri. Jarak rumah-kantor kurang lebih 22 km dan ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam (berangkat kantor) dan 1,5 jam (pulangnya). Untuk ukuran Jabodetabek, jarak dan waktu tempuh itu terbilang sudah lumayan bagus alias tidak terlalu menyita energi (fisik dan bensin).

Beberapa waktu lalu saya mendapat tugas kantor untuk mengikuti pelatihan di wilayah Slipi dekat Mall Taman Anggrek. Atas ajakan istri (dia biasa ngantor di Sudirman dan biasa naik KRL jurusan Bekasi - Tanah Abang) saya naik KRL pagi jam 6.20 dari Statiun Klender Baru….  Luar Biasa … ejeg-ejeg-ejeg … ejeg-ejeg-ejeg … dalam waktu 15 menit saja sudah sampai di Statiun Dukuh Atas di Kawasan Jl. Sudirman. Dari situ langsung naik mikrolet jurusan Slipi dan sampai di tempat pelatihan 10 menit berikutnya.

Dahsyat sekali kecepatan KRL bergerak mengantarkan para penumpangnya. Hanya butuh 15 menit untuk sampai ke Sudirman dari Klender Baru (Pondok Kopi) atau tidak sampai 30 menit untuk menjelajah Bekasi sampai dengan Tanah Abang. Mari kita bandingkan dengan angkutan lainnya, mobil atau motor misalnya berapa waktu yang terbuang untuk menempuh jarak Bekasi Tanah Abang ?

Mengapa Pemerintah tidak memperbanyak atau memperpanjang rangkaian rel KRL ya ? 

KRL yang ada sekarang ini selalu penuh berjubel berdesak-desakan pada jam berangkat dan pulang kantor. Artinya moda angkutan ini memang digemari oleh warga Jabodetabek. Dengan naik kereta warga Jabodetabek dapat menghemat waktu perjalanan, hemat (yg kelas ekonomi). 

Jika pemberangkatan dan gerbong kereta Jabodetabek diperbanyak akan makin banyak pula orang yang terangkut, dengan demikian makin banyak orang yang menghemat waktu perjalanannya sehingga diharapkan kualitas hidup masyarakat semakin baik karena makin banyak waktu yang bisa dimanfaatkan untuk keluarga atau kegiatan sosial misalnya. Dengan makin banyaknya orang yang naik kereta, maka jumlah orang yang berada di jalan raya dengan motor dan mobil pribadi akan makin berkurang, jalanan makin lancar dan awet (tidak gampang rusak berlubang). BBM yang dikonsumsi juga makin berkurang, sehingga ‘kerugian’ pemerintah akibat subsidi BBM pun akan bisa diperbaiki, dan polusi udara berkurang. 

Ujung-ujungnya rakyat bisa lebih enak menikmati hidup dan kegiatannya, negara pun makin efisien (asal jangan dikorupsi terus). 

9 September 2008

Internet 75 Ribu per bulan sudah bisa untuk buka Warnet

Diarsipkan di bawah: Internet — lukaspr @ 22:31

Kemarin-kemarin mungkin susah mencari internet murah di Indonesia dengan kualitas bagus, tapi barusan ditemukan internet murah dengan kualitas lumayan (katanya sih up to 1 Mbps, tapi biasa sih dapatnya 800-an Kbps … sudah bagus sih). 

Adalah SPEEDY, yang memberikan harga 75 ribu perbulan. Memang harga itu adalah harga abonemen SPEEDY Limited Timebased yang kuotanya hanya 15 jam per bulan, artinya jika kita pake internet lebih dari 15 jam perbulan (kalau saya sih pasti lebih lah …) akan kena tambahan biaya lagi (kabarnya 75 rupiah per menit). Tampaknya mahal ya …. tapi nanti dulu.

SPEEDY memberi celah yang bisa kita manfaatkan untuk membuat harga 75 ribu perbulan menjadi unlimited tanpa perlu biaya tambahan lagi karena ada promo “bebas pake pada jam 8 malam sampai 8 pagi”.  Artinya pada malam dan pagi hari (jam 8 malam s/d 8 pagi) selama 12 jam kita tidak kena biaya tambahan walaupun pake internetan berjam-jam. Ini cocok untuk saya yang memang pergi pagi pulang malam dan baru mulai aktifitas berinternet di rumah diatas jam 9 malam.

Jadi sekarang saya langganan SPEEDY namanya “Paket Speedy Cermat”, cukup dengan 75 ribu dapatnya akses ’semi unlimited’.  Kalau untuk Warnet bisa juga mengakali bisnisnya dengan hanya buka warnet pada jam 8 malam dan tutup jam 8 pagi kali ya  …., pengunjungWarnet juga biasanya rame pada jam malam kan ? …. Cukup langganan 75 ribu perbulan, keuntungan Warnet makin gede dong ya ?

4 September 2008

Sayangi Pelanggan

Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori — lukaspr @ 23:54

“Sayangi Pelanggan” itulah yang dikatakan bos saat melepas team yang akan berkunjung ke pelanggan pada Hari Pelanggan, hari ini tanggal 4 September 2008.

Bagi para pelaku bisnis tentunya kata itu bukan hal luar biasa. Ya sudah semestinya lah, lha wong pelanggan yang memberi kita rejeki. Tapi bagi Perusahaan BUMN nampaknya itu adalah kata itu belum populer. Masih banyak BUMN kita yang masih belum menyadari perlunya menyayangi pelanggan. Banyak BUMN kita yang belum menyadari bahwa bisnisnya adalah layanan pelanggan. Pelanggan perlu dilayani agar pelanggan bersedia memberi bayaran terhadap layanan yang diterimanya.

Makanya saya bangga bekerja pada sebuah BUMN yang sudah mempunyai pandangan bisnis bagus seperti itu. Dahulukan kepentingan pelanggan, mudahkan urusan pelanggan, buat pelanggan merasa nyaman dengan layanan kita, minta maaf jika pelanggan merasa kurang puas, perbaiki kesalahan segera.

Sejatinya sudah semestinya memang kita memperhatikan kepentingan sesama, tolong menolong dengan sesama. Agama apapun mengajarkan itu. Pelajaran PMP kita waktu sekolah dulu juga mengajarkan hal itu… Nah tidak dibayarpun kita sebenarnya mempunyai kewajiban untuk menyayangi sesama kita, apalagi dalam bisnis, menyayangi pelanggan berarti menyayangi diri kita sendiri karena pelanggan membayar kepada kita. 

generiert in 0,882 Sekunden. | Powered by WordPress |